Pusdatin-DTO Lakukan Pengawasan SATUSEHAT

Pusdatin-DTO

Pengawasan Implementasi Platform SATUSEHAT

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi dan Digital Transformation Office (Pusdatin-DTO) melakukan serangkaian kunjungan dan pengawasan implementasi platform SATUSEHAT ke berbagai dinas kesehatan dan rumah sakit di empat provinsi pada 5-7 dan 10-12 April 2023.

“Tujuannya, untuk memantau integrasi platform SATUSEHAT di rumah sakit vertikal dan melakukan concept testing Dasbor Dasbor SATUSEHATbagi dinas kesehatan di tingkat provinsi,” kata Chief DTO Kemenkes RI, Setiaji, (12/4).

Ada empat dinas kesehatan (dinkes) provinsi yang dituju dalam rangka concept testing Dasbor Dasbor SATUSEHATkali ini, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

“Kita pahami bersama bahwa setiap provinsi di Indonesia memiliki kebutuhan dan prioritas data kesehatan yang berbeda-beda sesuai dengan target di wilayah masing-masing. Dari rangkaian kunjungan dan gelaran diskusi ini, kami ingin Dasbor Dasbor SATUSEHATdapat memenuhi berbagai kebutuhan tersebut,” kata Setiaji.

Secara lebih rinci, Setiaji menjelaskan, kegiatan concept testing ini dilakukan guna mengetahui apa saja fungsi dan fitur yang dinkes butuhkan dari Dasbor  Dasbor SATUSEHAT  (sebelumnya disebut ‘Dasbor Satu Data Kesehatan Indonesia’) untuk memperoleh data kesehatan di masing-masing daerah.

Dasbor SATUSEHAT sendiri kini masih dalam tahap pengembangan oleh Pusdatin-DTO. Nantinya, dasbor ini dapat diakses dan digunakan dinkes provinsi untuk memperoleh data kesehatan hampir dalam waktu nyata atau near real-time. Data tersebut bersumber dari rekam medis elektronik (RME) yang dikirim oleh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) ke platform SATUSEHAT .

“Kami berharap penggunaan Dasbor SATUSEHAT ini dapat membantu pemerintah daerah menyusun kebijakan yang berbasis data dan lebih tepat sasaran,” kata Setiaji.

Selain concept testing Dasbor SATUSEHAT, Pusdatin-DTO juga melakukan kunjungan ke rumah sakit vertikal untuk mengidentifikasi apa saja kendala serta memperoleh masukan dari fasyankes terkait hasil implementasi RME dan proses integrasi platform SATUSEHAT yang dimulai pada tahun ini.

“Selain proses uji coba yang kini masih berjalan di sejumlah daerah, kami juga ingin memastikan fasyankes yang telah siap untuk berintegrasi dengan platform SATUSEHAT , khususnya  rumah sakit vertikal, dapat menjalankan proses pertukaran data kesehatan dengan baik,” kata Setiaji.

Ada tiga rumah sakit vertikal yang dikunjungi untuk kegiatan peninjauan kali ini, yaitu RSUP Dr. M. Djamil Padang, RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, dan RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado.

Kunjungan tersebut dilanjutkan  ke RSUP dr. Ben Mboi Kupang, sebagai salah satu rumah sakit terbesar di wilayah Indonesia Timur, dalam rangka asesmen untuk memulai proses implementasi RME dan integrasinya ke dalam platform SATUSEHAT . Setiaji berharap, dengan rangkaian kunjungan dan peninjauan kali ini. Pusdatin-DTO dapat memastikan berjalannya akselerasi transformasi digital kesehatan, sekaligus memenuhi kebutuhan akan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

Integrasi SIMRS Ksatria eHospital dengan SATUSEHAT

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Ksatria eHospital (KMS) yang dikembangkan dengan teknologi canggih telah terintegrasi dengan SATUSEHAT.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang KMS, kami menyediakan sesi demo produk secara gratis. Silahkan memilih jadwal demo yang sesuai dengan ketersediaan waktu Anda dengan mengunjungi halaman ini. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai fitur-fitur di KMS, silahkan menghubungi nomer WhatsApp kami 0821-4520-5712 atau mengirimkan email ke sales@ksatria.com.

Sumber Referensi:

https://dto.kemkes.go.id/blog/pusdatin-dto-lakukan-monitoring-untuk-pastikan-implementasi-satusehat-platform-di-berbagai-daerah

emr software systems

Jangan Lewatkan Konten Kami

Jadi yang pertama untuk mendapatkan berita terkini dan penawaran eksklusif ke e-mail Anda.