Newsletter Juni 2022 – Vol. 76

Informasi Seputar Medis

Pemerintah Siapkan Platform IHS untuk Integrasikan Layanan Kesehatan

Pemerintah berencana melakukan integrasi aplikasi-aplikasi di seluruh industri kesehatan dalam satu platform. Mulai dari rumah sakit, puskesmas, klinik, apotek, dinas kesehatan, industri kesehatan, dan perusahaan-perusahaan lainnya. Integrasi itu dalam satu platform Indonesia Health Services (IHS).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, IHS mulai diujicobakan pada tahun ini. Sosialisasi juga telah dilakukan kepada stakeholder mengenai integrasi tersebut. Integrasi juga akan dilakukan dengan BPJS Kesehatan.

Budi menyebutkan, pihaknya sudah mulai mensosialisasikan ini ke para stakeholder dan sudah ada 91 institusi yang sudah mau melakukan beta testing dari 9 kategori.

“Jadi ada rumah sakit ada klinik, ada puskesmas, ada juga praktek pribadi ada lab yang mau berkoneksi dengan berinterkoneksi dengan sistem ini agar mereka bisa melakukan sharing dari data bila dibutuhkan oleh pasien yang bersangkutan,” jelas Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senin (30/5).

IHS menjadi standar internasional platform kesehatan Indonesia. IHS akan menjadi single indenfitication kesehatan pasien yang terintegrasi dengan nomor induk kependudukan (NIK). Hingga pada akhirnya, setiap masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan yang berkesinambungan.

“Ini juga mengikuti standar internasional platform kesehatan, sehingga suatu saat nanti kalau kita mau buka interkoneksi ini keluar, misalnya ada teman-teman yang mau dirawat di sini kemudian perawatan lanjutannya mau dirawat di Malaysia. Data-datanya itu bisa dibawa langsung dibaca langsung dengan atas izinnya tanpa harus bawa-bawa kertasnya atau yang lain sebagainya,” jelasnya.

Nur Nadlifah, Anggota Komisi IX DPR RI mengingatkan, transformasi sistem kesehatan terintegrasi juga harus memperhatikan kondisi masyarakat. Nadlifah menyebut, tidak semua masyarakat Indonesia telah melek teknologi. Serta belum semua masyarakat memiliki gawai yang mendukung untuk pengguna aplikasi tersebut.

“Menurut saya, perlu ada solusi manakala terjadi kendala dengan sistem itu. Kita tahu bahwa PeduliLindungi ini juga beberapa kali error dan itu cukup repot manakala kita harus menggunakannya pada saat sedang error itu,” ujarnya.

Ia menyarankan agar pemerintah dapat menyiapkan solusi bagi masyarakat yang ingin berobat tapi belum memiliki gawai atau akses terhadap teknologi tersebut.

“Jadi layanan yang mempermudah ini juga benar-bener mampu mempermudah. Saya mengingatkan kondisi masyarakat kita tidak semuanya mampu, mungkin mampu beli kuotanya, mampu punya gagdet atau operasikan aplikasinya. Tolong dipikirkan betul dan apa solusinya manakala mereka tidak punya itu,” imbuhnya.

Edy Wuryanto, Anggota Komisi IX DPR RI mengapresiasi pengembangan sistem kesehatan yang dilakukan pemerintah. Ia menilai, integritas diperlukan untuk meningkatkan sistem layanan kesehatan.

Namun, Edy menyoroti mengenai keamanan sistem. Berkaca pada pernah terjadinya kebocoran data BPJS Kesehatan yang menjadi perhatian serius. Maka keamanan data dalam penggunaan teknologi informasi dalam sistem kesehatan sangat penting.

Integrasi Citizen Health App (CHA), IHS dengan data BPJS Kesehatan juga harus berdampak pada peningkatan layanan. Misalnya saja pendaftaran peserta, pembayaran iuran, layanan kesehatan hingga keluhan peserta dan pengawasan dan penegakan hukum. “Misal proses nonaktifan sering kali belum bisa diakses mudah terutama bagi PPU yang bekerja swasta. Inikan bagian yang bisa diselesaikan dengan sistem ini. Tentu hal ini ke depan diinjeksikan dalam transformasi ini,” kata Edy.

Oleh: Ratih Waseso, Editor: Khomarul Hidayat

Sumber: Kontan, tanggal 31 Mei 2022

https://kesehatan.kontan.co.id/news/pemerintah-siapkan-platform-ihs-untuk-integrasikan-layanan-kesehatan


Pentingnya Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit untuk Perkembangan Layanan Kesehatan di Era Digital 4.0

Sistem informasi modern saat ini telah menggunakan komputer untuk hasil akhir, masing-masing terhubung melalui jaringan yang dioptimalkan dan terintegrasi. Perawatan kesehatan merupakan aspek yang paling penting dari masyarakat dan banyak penyedia layanan kesehatan menghadapi tantangan untuk menawarkan layanan praktis dan aktif kepada pasien. Hal tersebut tidaklah mudah, sebuah rumah sakit memerlukan sistem manajemen yang efisien untuk menangani segala sesuatu yang terjadi di sekitarnya. Mengingat rumah sakit merupakan organisasi multispesialis dimana banyak orang yang keluar masuk sehari-harinya.

Apa itu sistem informasi rumah sakit? Sistem Informasi rumah sakit atau disebut sebagai sistem informasi klinik, adalah sistem informasi terpadu dan komprehensif yang dikembangkan untuk mengelola aspek keuangan, administrasi, dan klinis rumah sakit. Setiap rumah sakit menggunakan perangkat lunak sistem manajemen untuk mengelola dan mengendalikan data di sebagian besar unit pelayanan terkait inventaris rumah sakit dan catatan pasien secara efisien, baik di front office maupun back office, seperti: keuangan, rawat jalan, rawat inap, instalasi bedah, keperawatan, radiologi, laboratorium, farmasi, dan sebagainya. Mengapa sistem manajemen rumah sakit sangat penting:

• Manajemen profit yang lebih tinggi

• Pengambilan keputusan klinis yang ditingkatkan

• Cara terbaik untuk membuat rumah sakit maju secara teknis

• Keamanan data yang ditingkatkan

• Menghilangkan kesalahan dan dapat memantau setiap detail secara instan.

• Reputasi yang lebih tinggi melalui peringkat kualitas yang baik.

• Pilihan yang terjangkau untuk setiap rumah sakit.

• Kemungkinan kesalahan sedikit dalam menginput data

• Peningkatan kemampuan pengambilan dan keamanan data

• Peningkatan efisiensi dan perawatan pasien. 

Penggunaan utama sistem manajemen informasi rumah sakit adalah untuk mengelola dan mengurus manajemen perawatan kesehatan. Sistem ini telah membawa pasien, staf rumah sakit, perawat, dan dokter untuk menambah semua aset dan informasi di mana saja dan kapan saja. Sistem manajemen informasi rumah sakit terkini yang efisien dan canggih memiliki banyak fitur hebat. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam menerapkan sistem informasi manajemen rumah sakit:

A. Kecepatan dan Hasil proses

Bila sistem manajemen rumah sakit mengikuti prosedur operasional standar maka tidak ada kemungkinan terjadi penyimpangan pada salah satu sistem manajemen rumah sakit yang efektif. Dengan penerapan sistem informasi manajemen di rumah sakit pasien akan mendapatkan pelayanan dengan lebih baik, yaitu dengan mengakses laporan real-time pasien, informasi lain mengenai pasien, data klinis masa lalu dan banyak lagi yang dapat dilakukan dengan cepat dan mengarah pada hasil terbaik. Sistem manajemen rumah sakit membuat pekerjaan karyawan rumah sakit lebih mudah diakses dan meningkatkan kecepatan proses kelengkapan hasil yang lebih baik pula.

B. Hemat Biaya

Sistem informasi manajemen rumah sakit membantu melacak dan mengontrol keuangan, mengurangi kebocoran data serta mengurangi pekerjaan manual. Sistem manajemen rumah sakit membantu untuk mengurangi pekerjaan manual yang dilakukan oleh karyawan rumah sakit terutama bagi orang-orang yang mengurus catatan dan dokumentasi dengan aman. Sistem manajemen rumah sakit membantu mengurangi biaya sumber daya manusia karena sebagian besar pekerjaan dilakukan secara otomatis. Jika rumah sakit sepenuhnya menerapkan SIMRS, dengan memelihara dokumen wajib untuk mematuhi standar peraturan biaya yang terkait dengan penyimpanan dan persyaratan maka rumah sakit tersebut akan menjadi rumah sakit yang bebas kertas (Paperless).

C. Pengurangan Kesalahan

Sistem manajemen rumah sakit akan membantu dalam mengurangi berbagai jenis kesalahan yang dibuat melalui intervensi seperti tagihan yang hilang, kegagalan operasional, kesalahan klinis, kebocoran biaya, janji yang hilang dan banyak lagi. Setiap proses pada sistem manajemen rumah sakit (perangkat lunak) dibuat otomatis dan tanpa campur tangan manusia serta mengurangi kesalahan secara signifikan.

Misalnya, jumlah tagihan akhir pasien dapat dengan mudah dibuat jika rumah sakit mengaktifkan SIMRS karena laporan dan tagihan sampel lainnya sudah aman terdata dalam ID pasien. Jika rumah sakit tidak mengaktifkan SIMRS maka Anda harus menggunakan entri manual yang melibatkan terlalu banyak kesalahan manusia, jadi memilih SIMRS akan membuat bagian penagihan lebih mudah, lebih cepat, akurat, dan lebih transparan.

D. Keamanan dan kemampuan mengambil data

Dalam sistem manajemen rumah sakit terkini telah dipakai salah satu perangkat lunak berbasis cloud di mana semuanya saling terkait dan tidak ada kemungkinan terjadi pelanggaran karena mereka memiliki keamanan data yang tinggi.

E. Peningkatan Perawatan Pasien

Peningkatan efisiensi kerja dan peningkatan akses data pasien bertujuan untuk keputusan klinis yang lebih cepat dan lebih baik. Seorang dokter memiliki dukungan yang lebih dengan menerima diagnosa pasien sesegera mungkin agar terapi dapat segera dilakukan. Semua unit layanan di rumah sakit saling berhubungan dan terintegrasi dengan SIMRS ini juga meningkatkan kualitas perawatan terhadap pasien serta performa rumah sakit itu sendiri.

F. Kualitas dan kepatuhan

Setiap rumah sakit harus mengirimkan laporan kelahiran dan kematian yang terjadi setiap bulannya. Bila laporan tersebut masih manual agak sedikit sulit mengaturnya. Sebaliknya dengan memakai SIMRS membantu staf atau karyawan mengirim laporan lebih cepat dan pada waktu yang tepat. Setiap laporan dipantau dan dikelola dalam Sistem Manajemen Rumah Sakit secara cermat dan efisien untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Sistem Manajemen Informasi Rumah Sakit (SIMRS) yang fleksibel dan efisien memiliki peran penting di setiap rumah sakit. Dalam hal sistem kesehatan, perawatan kesehatan yang profesional beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru untuk menjaga infrastruktur mereka tetap tinggi. Sistem informasi rumah sakit membantu organisasi layanan kesehatan untuk mengatasi tantangan rumit yang di hadapi dalam industri layanan kesehatan saat ini.

Di era digital seperti sekarang ini rumah sakit harus memiliki fokus penuh pada kepuasan pasien dan memastikan pasien puas dengan layanan yang diberikan   Setiap manajerial rumah sakit dipastikan lebih memilih sistem informasi rumah sakit yang uptodate untuk rumah sakit mereka agar layanan terkoordinasi dengan cepat, pengurangan biaya, pengurangan waktu tunggu dan penerimaan kembali, peningkatan keselamatan pasien dan perawatan klinis.

Sistem manajemen rumah sakit yang efisien akan membuat seluruh proses ini berjalan mulus dengan mengelola data yang dihasilkan secara real time dengan cara yang lancar dan mudah dipahami. Dalam sistem manajemen rumah sakit yang baik semua data dari berbagai unit mulai dari pengadaan bahan, sumber daya manusia, kebutuhan energi hingga penagihan, keuangan dan manajemen inventaris. Semua itu disusun dan direpresentasikan secara bermakna sehingga lebih cepat dalam proses pengambilan keputusan. Singkatnya, sistem manajemen rumah sakit yang baik akan menghasilkan peningkatan jaringan rumah sakit dengan mengelola sumber daya, menghindari pemborosan, membuat tenaga kerja yang efisien, dan pengelolaan data yang lebih baik. Sistem seperti itu dapat memberikan perawatan tanpa kerumitan bagi pasien dan membuat pekerjaan semua orang menjadi lebih mudah. Tidak heran bila saat ini beberapa rumah sakit bersaing dalam hal sistem informasi rumah sakit yang terdepan, informatif, dan hemat biaya, serta menyediakan solusi lengkap terhadap layanan mutakhir yang tepat.

Oleh: Nur Azmi

Sumber: Ruang Berita, tanggal 28 Mei 2022

https://ruangberita.co/news/pentingnya-sistem-informasi-manajemen-rumah-sakit-untuk-perkembangan-layanan-kesehatan-di-era-digital-4-o/index.html


Parkir Membludak, Pasien Diminta Gunakan Pendaftaran Online

Terus membeludaknya kendaraan bermotor yang parkir di RSUD dr Iskak membuat permasalahan tersendiri di rumah sakit milik Pemkab Tulungagung itu. Untuk mengurangi kepadatan parkir tersebut, manajemen RSUD dr Iskak Tulungagung meminta para pasien poliklinik untuk menggunakan aplikasi pendaftaran online saat mendaftar.

“Sebaiknya pasien poliklinik menggunakan aplikasi pendaftaran online Si Poetri (Sistem Informasi Pendaftaran Online Tanpa Antri), sehingga mereka datang ke rumah sakit tidak berbarengan,” ujar Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto, Senin (30/5).

Menurut dia, kedatangan pasien poliklinik yang berbarengan saat pagi hari tentu saja membuat tempat parkir penuh dan bahkan sampai membeludak. “Bayangkan saja kalau semua pasien yang datang jumlahnya sekitar 800 orang bawa mobil semua, apa tidak membeludak itu tempat parkir. Dibuat lahan baru tempat parkir pun tidak akan selesai permasalahan parkir,” sambungnya.

Ia berharap semua pasien poliklinik dapat menggunakan aplikasi Si Poetri. Selain lebih ringkas dan mudah, para pasien dapat dilayani sesuai waktu yang telah ditentukan. “Pasien poliklinik datang sesuai perjanjian di aplikasi Si Poetri. Mereka akan dilayani sesuai jadwal yang tertera di aplikasi. Tidak akan sampai terlewati, karena di poli klinik juga ada monitornya sehingga transparan,” paparnya.

Selanjutnya dr Supriyanto membeberkan meski saat ini sudah ada 40 persen pasien yang menggunakan aplikasi Si Poetri tetapi mereka tetap datang ke RSUD dr Iskak pada pagi hari. Padahal tidak semuanya dilayani pada pagi hari.

“Jika 10 persen saja pasien menggunakan aplikasi Si Poetri dan itu datang sesuai yang tertera aplikasi sudah akan mengurai padatnya pasien di pendaftaran poliklinik,” ucapnya.

Ia pun menjamin pasien poliklinik yang mendaftar di aplikasi Si Poetri akan terlayani sesuai yang tertera di aplikasi. “Kalau tidak sesuai bisa komplain. Aplikasi Si Poetri itu merupakan perjanjian layanan publik,” tandasnya.

Lebih lanjut dr Supriyanto tidak memungkiri dengan semakin melandainya penyakit Covid-19, jumlah pasien poliklinik maupun pasien rawat inap di RSUD dr Iskak Tulungagung terus meningkat dan nyaris seperti sebelum munculnya pandemi Covid-19. Namun, khusus bagi pasien yang mau rawat inap, RSUD dr Iskak Tulungagung tetap mewajibkan untuk dilakukan swab Covid-19. “Perlakuan ini tetap dilakukan karena pandemi Covid-19 belum selesai. Ini juga untuk memisahkan antara pasien yang terkena Covid-19 dengan yang tidak. Ada jalurnya tersendiri antara yang Covid-19 dan non Covid-19,” pungkasnya.

Oleh: Helmy Supriyatno

Sumber: Harian Birawa, tanggal 30 Mei 2022

https://www.harianbhirawa.co.id/parkir-membludak-pasien-diminta-gunakan-pendaftaran-online/


Menteri Kesehatan Menyerukan Peningkatan Layanan Kesehatan untuk Lansia

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan seluruh layanan di fasilitas kesehatan harus siap dan terus ditingkatkan untuk melayani pasien lansia di Indonesia menjadi sehat dan kuat.

“Ketika jumlah lansia kita bertambah dan masyarakat kita menua, maka layanan kesehatan untuk lansia kita harus siap,” kata Menkeu dalam webinar Hari Lansia Nasional (HLUN) 2022 yang diikuti secara daring hari Jumat

Menteri Sadikin menyatakan dari penduduk Indonesia yang berjumlah sekitar 270 juta jiwa, jumlah lansia di atas 60 tahun mencapai lebih dari 23 juta jiwa, jumlah tersebut relatif lebih rendah dibandingkan negara lain karena persentasenya masih di bawah 10 persen.

Namun, meski Indonesia diprediksi akan mengalami keuntungan secara demografis yang didominasi oleh penduduk usia kerja, jumlah lansia di Indonesia akan terus bertambah, mulai tahun 2030.

Akibatnya, jika dilihat dari sudut pandang pemerintah, beliau mengakui bahwa peningkatan jumlah lansia akan berdampak signifikan terhadap masalah kesehatan, sosial, atau ekonomi.

Untuk itu, fasilitas kesehatan harus ditingkatkan, terutama yang berkaitan dengan layanan skrining. Layanan skrining juga harus fokus untuk membantu orang lansia menjaga kesehatan mereka, selain mengobati penyakit yang mereka derita.

Menkes menegaskan, untuk memastikan lansia tetap sehat dan kuat, salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Kesehatan adalah meluncurkan Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK).

Aplikasi ini menjadi tempat pencatatan hasil pemeriksaan kesehatan para lansia, antara lain hasil pemeriksaan tekanan darah, kondisi panca indera, kadar gula darah, kolesterol, dan lain-lain.

Menurut Sadikin, pemeriksaan kesehatan dapat dibiayai melalui Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan). Dengan demikian, masyarakat tidak akan dipaksa untuk membayar lagi.

Sadikin optimistis dengan terus membaiknya layanan kesehatan, para lansia akan terdorong untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, sehingga penyakit yang mungkin mengintai di dalam tubuh mereka dapat dideteksi dan diobati sejak dini. Ia juga menyoroti bahwa semua program pemerintah memerlukan dukungan semua pihak dalam rangka mewujudkan warga negara yang berkualitas, sehat, dan produktif.

Oleh: Hreeloita Dharma, Raka Adji, Editor: Rahmad Nasution

Sumber: Antara News, tanggal 3 Juni 2022

https://en.antaranews.com/news/232369/minister-calls-for-improving-health-services-for-older-adults


Tantangan Indonesia Dalam Transformasi Digital: Presiden IHC

Dr Fathema Djan Rachmat berbicara di acara Simposium Transformasi Digital Indonesia yang diadakan HIMSS tentang rintangan yang perlu diatasi oleh Indonesia di bidang kesehatan.

Dr Fathema Djan Rachmat, Presiden Direktur Indonesia Healthcare Corporation (IHC), mengatakan Indonesia masih menghadapi tantangan dalam hal interoperabilitas data; kebutuhan untuk memastikan akses kesehatan bagi masyarakat Indonesia di semua latar belakang sosial ekonomi; inovasi model layanan kesehatan; dan ketersediaan sumber daya selama Simposium Transformasi Digital Indonesia HIMSS yang diadakan pada 25 Mei 2022 di Jakarta.

Hambatan terkait data

Dr Rachmat, yang merupakan Ketua Panitia HIMSS22, mengatakan penyimpanan data menjadi masalah. Namun, pada saat yang sama, integrasi data, interoperabilitas, pemrosesan, akuisisi, dan keamanan harus dipertimbangkan.

“Ini sangat penting bagaimana kita melakukan penataan data [dan] pelabelan data sehingga data tersebut nantinya dapat digunakan untuk analisis,” katanya.

“Kemudian data klinis yang dihasilkan pasien, bagaimana kita bisa mengintegrasikan data dari layanan kesehatan di rumah, data dari klinik, dan data dari rumah sakit. Itu harus menjadi satu integrasi data yang kuat.”

Hasilnya kemudian akan membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan pasien. “Kami mendekati HIMSS untuk berkolaborasi dengan IHC untuk menilai kedewasaan kami,” katanya, merujuk pada Model Adopsi Rekam Medis Elektronik HIMSS.

Sejak tahun lalu, katanya, IHC telah mulai meluncurkan penerapan sistem rekam medis tunggal (OSS), yang kini terintegrasi di empat belas rumah sakitnya. Tahun ini, IHC lebih banyak melakukan ke arah mendefinisikan ruang lingkup struktur data dalam penarikan dan penyimpanan data.

Tahun 2024, IHC bermaksud untuk membuka data medis, komersialisasi penemuan, dan paten medis yang dapat digunakan dari temuan penelitian untuk menemukan pengobatan baru berdasarkan data dari sumber yang tepat.

Sumber daya manusia

Dr Rachmat merasa kesulitan untuk menemukan dokter yang dapat bekerja sama dengan bagian TI, atau pekerja profesional TI yang dapat bekerja sama dengan orang-orang di bidang medis.

“Hingga saat ini sudah ada sekitar tiga puluh programmer yang bergabung dengan saya, namun sebenarnya dibutuhkan lebih banyak programmer lagi,” ujarnya dalam simposium tersebut, seraya menambahkan bahwa sekitar enam ribu orang telah mendukung infrastruktur IT di Mayo Clinic.

Beliau mengatakan aspek pengalaman pasien dan masyarakat masih dibangun dan akan terus membutuhkan pengembangan dan kolaborasi.

Skalabilitas

Tantangan lain dalam membangun sistem atau desain, katanya, adalah memilih metode arsitektur yang akan digunakan. Dalam kasus IHC, lanjutnya, organisasi tersebut menggunakan arsitektur untuk mendirikan satu atau dua rumah sakit, tetapi nantinya akan digunakan untuk membangun 76 rumah sakit secara nasional.

“Skalabilitas menjadi penting ketika kita memilih arsitektur mana yang harus kita ambil,” katanya dalam simposium.

Harapan masa depan

Beliau berharap transformasi layanan kesehatan digital di Indonesia dapat memenuhi kebutuhan kenyamanan pasien, fokus pada pasien, peningkatan kualitas, dan pengurangan biaya.

Alasan tersebut membuatnya memutuskan untuk bermitra dengan HIMSS. “Kita menjadi kuat jika kita berkolaborasi bersama dalam transformasi kesehatan digital Indonesia,” ujarnya. “Industri kesehatan Indonesia harus memasuki pasar global dan berkolaborasi dengan para pemainnya.”

Oleh: Randy Mulyanto

Sumber: Healthcare IT News, tanggal 1 Juni 2022

https://www.healthcareitnews.com/news/asia/indonesias-challenges-digital-transformation-ihc-president


Otoritas Bidang Kesehatan Pemerintah Dubai Meningkatkan Sistem RME Mereka

Institusi pemerintah yang mengawasi sistem kesehatan di negara emirat Dubai dilaporkan mengelola lebih dari lima juta rekam medis pasien saat ini.

The Dubai Health Authority (DHA) – institusi pemerintah yang mengawasi sistem kesehatan di negara emirat tersebut – dilaporkan telah meningkatkan sistem Rekam Medis Elektronik (RME) untuk meningkatkan pengalaman digital mereka.

Seperti dilaporkan oleh kantor berita resmi pemerintah UEA, WAM, RME – yang dikenal sebagai “Salama” – telah diperbarui untuk “memastikan bahwa pasien yang mengunjungi rumah sakit DHA memiliki akses ke layanan kesehatan digital secara maksimal, dan untuk meningkatkan pengalaman pasien melalui aplikasi DHA.

Saat ini Salama memiliki lebih dari lima juta rekam medis pasien di dalamnya.

PERSPEKTIF YANG LEBIH LUAS

Menurut DHA, Salama menghubungkan rumah sakit, pusat kesehatan primer, pusat kesehatan spesialis, pusat kebugaran medis, dan sejumlah fasilitas kesehatan swasta yang didedikasikan untuk dialisis, serta fisioterapi dan rehabilitasi. RME mencakup semua fungsi utama DHA yang termasuk administrasi, laboratorium, radiologi, kardiologi, dan layanan darurat.

MENGAPA HAL ITU PENTING?

Salama dilaporkan telah ditingkatkan untuk memungkinkan pasien mengakses rekam medis mereka sendiri dari rumah melalui portal DHA atau aplikasi seluler. Data yang tersedia sekarang untuk pasien termasuk janji temu yang akan datang, resep dan obat-obatan, serta hasil klinis.

RME yang diperbarui juga sudah memungkinkan penggunaan layanan telehealth DHA yang lebih lancar, kata WAM.

PERNYATAAN

“Proyek [Salama] telah ditingkatkan dan didukung dengan teknologi terbaik, untuk mengimbangi kebutuhan saat ini dan masa depan serta menyediakan sistem terintegrasi yang melayani dokter dan pasien di fasilitas kesehatan DHA dengan lebih baik,” kata Kleitham Al Shamsi, direktur Informasi Teknologi di DHA. Al Shamsi menambahkan bahwa “layanan ini memberikan privasi dan keamanan data dengan tingkat tertinggi.”

Oleh: Rachel McArthur

Sumber: Healthcare IT News, tanggal 1 Juni 2022

https://www.healthcareitnews.com/news/emea/dubai-government-health-authority-upgrades-local-emr


Tasmania Memberikan $150 juta Untuk Peningkatan Kesehatan Digital

Tasmania merencanakan rekam medis elektronik baru di seluruh negara bagian untuk pasien.

Pemerintah Tasmania telah menyisihkan dana $150 juta dalam anggaran 2022-23 untuk memodernisasi infrastruktur TI kesehatan masyarakat di negara bagian tersebut, termasuk melalui satu sistem rekam medis elektronik.

Pendanaan tersebut, yang akan diberikan selama empat tahun ke depan, akan memungkinkan Departemen Kesehatan untuk memulai program transformasi kesehatan digital 10 tahun yang ditetapkan dalam strategi kesehatan digital baru.

Dana sebanyak $475 juta diharapkan akan dialokasikan selama proyek untuk “mendorong penerapan lebih lanjut teknologi kesehatan digital untuk meningkatkan pengalaman pasien, dokter, dan staf pendukung”.

“Kesehatan digital akan memungkinkan peningkatan layanan kesehatan yang diberikan di rumah dan kepada seluruh penduduk Tasmania yang tersebar secara geografis,” tercatat dalam anggaran.

“Hal ini akan memberikan sistem layanan kesehatan yang berpusat pada pasien dan sepenuhnya terintegrasi yang akan dengan lancar berbagi informasi kesehatan serius melewati batas kritis dan administrasi.”

Menteri Kesehatan Jeremy Rockliff mengatakan dana awal $150 juta – $40 juta di antaranya yang merupakan dana yang tersedia – akan digunakan untuk pengadaan dan uji coba sistem rekam medis elektronik terpusat yang baru.

‘Target’ pertamanya juga mencakup tersedianya rekam medis pasien elektronik terintegrasi baru pada Ambulans Tasmania dan “tampilan rekam medis pasien” di seluruh negara bagian yang menghubungkan semua penyedia layanan kesehatan publik dan swasta.

Peningkatan teknologi layanan kesehatan virtual yang ada, termasuk telehealth, untuk “memungkinkan lebih banyak pasien menerima layanan kesehatan di rumah atau di daerah mereka” dan kemampuan analitik data tingkat lanjut juga masuk dalam rencana.

“Transformasi digital ini akan memberikan berbagai manfaat bagi pasien, termasuk akses ke layanan kesehatan yang nyaman di daerah mereka masing-masing, peningkatan komunikasi janji temu, pengurangan waktu tunggu untuk layanan kesehatan, dan lebih sedikit duplikasi layanan kesehatan dan formulir,” kata Rockliff.

“Hal ini juga akan mencegah kunjungan rumah sakit yang tidak perlu, membantu orang untuk tidak pergi ke rumah sakit ketika mereka tidak perlu berada di sana.”

“Yang lebih penting, peningkatan teknologi digital kami akan menguntungkan para pekerja medis profesional kami dengan memberikan mereka data yang tepat, di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat untuk memungkinkan mereka membuat keputusan terbaik dalam perawatan pasien.”

Di bagian lain dalam anggaran, pemerintah telah menyediakan tambahan $12.2 juta untuk mengganti sistem administrasi sekolah dan siswa yang lama di Departemen Pendidikan.

Pendanaan ini, yang berada pada fase dua dari proyek “pembaruan sistem siswa”, akan menargetkan tersedianya platform baru untuk manajemen kasus.

Sementara itu, Departemen Kehakiman akan menerima $8,7 juta selama empat tahun untuk “investasi dan peningkatan sistem TIK (ICT), teknologi, kemampuan layanan, dan tata kelola”. Selanjutnya $6,2 juta akan digunakan untuk mengganti sistem otomatis lokasi kendaraan di Departemen Police, Fire and Emergency Management, yang akan berakhir masa pakainya ketika Telstra menutup jaringan 3G-nya.

Oleh: Justin Hendry

Sumber: IT News, tanggal 27 May 2022

https://www.itnews.com.au/news/tasmania-puts-150m-towards-digital-health-upgrades-580597

Subscribe to get the latest medical information from us

Meminta Demo